25 November 2010

Jadwal PSIS Divisi Utama Liga Indonesia 2010/2011

Snexcyber : Pada putaran I, PSIS Semarang akan melakoni 5 partai kandang yaitu melawan PERSIK (Kediri), PSIM (Kota Jogjakarta), Persemalra Tual (Maluku Tenggara), Persiram Raja Ampat (Papua Barat), Perseman (Manokwari) serta melakukan lawatan pada 7 partai tandang. Berikut adalah jadwal pertandingan PSIS Semarang pada putaran I kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2010/2011 :



[+/-] Selengkapnya...

Semarang United Ditantang Persibo dan Persibat

Snexcyber : Belum genap sebulan melakukan kesiapan, Semarang United FC kebanjiran tawaran uji coba. Setelah melawan PSAD yang dipersiapkan mengikuti Piala Kasad, skuad Edy Paryono ditantang lima tim, baik amatir maupun profesional.



Dua diantaranya adalah Persibo Bojonegoro yang juga tengah bersiap mengikuti Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) dan Persibat Batang. Sementara tiga lainnya adalah tim amatir lokal, yaitu Juara Divisi II kompetisi Antraklub Pengcab Kota Semarang, Indomaret Leo.

[+/-] Selengkapnya...

24 November 2010

Stasiun TV Lokal Yang Menyiarkan Secara LIVE Piala AFF 2010

Snexcyber : Masyarakat penggila sepak bola di Tanah Air yang tidak bisa menyaksikan perjuangan Tim Merah Putih pada Piala AFF 2010 secara langsung di stadion tak perlu khawatir. Pasalnya RCTI bakal menyiarkan seluruh pertandingan yang melibatkan Bambang Pamungkas cs.

"RCTI menjadi host broadcaster Piala AFF 2010. Ini sesuai komitmen kami selama ini untuk mendukung sepak bola Indonesia," ujar Dini Putri, Kepala Akuisisi Program RCTI. Menurut Dini, kerja sama dengan penyelenggara sudah berlangsung sejak Piala AFF 2008. Saat itu RCTI juga menayangkan secara live pertandingan timnas Indonesia.

[+/-] Selengkapnya...

PSIM Permalukan PSIS di Kandang

Snexcyber : PSIS Semarang harus menelan pil pahit dihadapan publik pendukunganya sendiri. Menjamu PSIM Yogyakarta dalam pertandingan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Jati Diri, Rabu (24/11), Tim Mahesa Jenar kalah 3-0. Padahal pada laga uji coba melawan tim yang sama bulan lalu, PSIS berhasil menang 2-0.

Hingga akhir babak pertama, kedua tim masih imbang tanpa gol. Lonceng kematian PSIS terdengar setelah kick off babak kedua. PSIM yang didominasi pemain muda seolah memanfaatkan kelelahan fisik pemain lawan. Tim yang tanpa diperkuat pemain asing itu mampu mematahkan gempuran serangan tuan rumah yang mendapat dukungan sekitar 15 ribu penonton.

Pemain PSIS Semarang, Gustavo Chena (kiri), adu cepat memperebutkan bola dengan pemain PSIM Yogyakarta, Eko Budi Santoso (kanan), pada pertandingan lanjutan sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri, Semarang, Jateng, Rabu (24/11). Tim tamu PSIM Yogyakarta mengalahkan PSIS Semarang 3-0.



Teknik bermain mengandalkan serangan balik serta pressing terhadap pemain lawan terbukti mampu menundukkan tuan rumah yang lebih diunggulkan. Ketiga gol PSIM dicetak masing-masing oleh Steven Anderson pada menit ke-59, Engkus Kuswaha menit ke-65, dan Topas Pamungkas menit ke-83.

Ketanguhan permainan Laskar Mataram, sebenarnya sejak awal sudah diwaspadai oleh pelatih PSIS, Bonggo Pribadi. "Waspadai kebangkitan pemain muda PSIM," ujar Bonggo mengingatkan para pemainnya sehari sebelum laga. Berbasis pemain muda dan keberhasilan menahan imbang Persikota saat bertandang ke Tangerang, kata Bonggo, adalah modal moral yang bagus bagi PSIM.

Namun, nasihat tampaknya tak dilaksanakan oleh para pemain PSIS. Setelah tertinggal satu gol, PSIS justru kehilangan skema permainannya.

Pelatih PSIM, Maman Durrahman mengatakan, , kunci kemenangan timnya adalah pada kedisplinan pemain dan pressing ketat terhadap pemain lawan. "Sebelumnya kami telah memplajari kelemahan PSIS saat mengalahkan Persik," katanya. "Alhamdulillah, kerja keras kami membuahkan hasil".

Sementara asisten pelatih PSIS, Eko Purjiyanto, juga menguatkan statmen Maman. "PSIM bermain sangat disiplin. Mereka tampil sangat bagus," tandasnya. PElatih kepala PSIS, Bonggo Pribadi tak hadir pada jumpa pers. (antara/tempo)

Pemain PSIS Semarang, Heri Susilo (kiri), berusaha mempertahankan bola yang akan direbut pemain PSIM Yogyakarta, Tulus Saptianto (kanan)


Abda Ali (kanan), berusaha menghalau bola yang coba dikuasai PSIS Semarang, Imral Usman (kiri)


Pemain PSIS Semarang, Peter Kuoh (kiri), dan pemain PSIM Yogyakarta, Abda Ali (kanan), adu cepat menyundul bola


[+/-] Selengkapnya...

23 November 2010

PSIS Waspadai PSIM

Snexcyber : Motivasi tinggi tengah diusung oleh para pemain PSIS jelang laga kedua kompetisi Divisi Utama kontra PSIM di Stadion Jatidiri Rabu (24/11) sore. Meski minus Zoubairou, tim tuan rumah akan mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk meraih kemenangan.

Asisten pelatih Eko Purjianto mengatakan, pihaknya telah memiliki gambaran kekuatan tim tamu. PSIM dinilainya merupakan tim bagus, terbukti mereka mampu bermain imbang Persikota di kandangnya. "Mereka memiliki banyak pemain muda yang berbahaya. Karena itu anak-anak kami harap tidak lengah," kata Eko.

contoh tiket PSIS

[+/-] Selengkapnya...

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP