29 Oktober 2009

Yahya Sosomar 'bakal' Dicoret

Snexcyber : Yahya Sosomar (Yaso) bakal dicoret dari skuad PSIS 2009. Mantan pemain Persitara Jakarta Utara ini hingga kemarin belum juga bergabung mengikuti latihan bersama Cristiano Lopes cs.

Padahal, kemampuannya dibutuhkan pelatih Ahmad Muhariah untuk menghadapi pertandingan segitiga lawan PPSM Magelang dan Persibo Bojonegoro pada 30 Oktober sampai 1 November di Stadion Jatidiri.

’’Yaso kami coret. Dia tidak serius bergabung ke PSIS. Hingga kemarin dia belum juga bergabung meski sudah kami hubungi berkali-kali,’’ tegas Manajer Marketing Ari Wibowo yang mengurusi kontrak Yaso.

Menurut Ari, sejak pulang ke Lampung untuk menengok istrinya yang keguguran, pemain yang musim ini sempat bergabung ke Persikad Depok itu sulit dihubungi. Beberapa kali manajemen meneleponnya, tak pernah diangkat.



Baru pada Selasa lalu, Yaso bisa dihubungi dan dimintai konfirmasi tentang keseriusannya bergabung di PSIS. ’’Yaso tidak bisa memastikan kapan bisa kembali ke Semarang. Bahkan, dia menyatakan tidak bisa konsentrasi ke sepak bola karena masalah keluarga. Karena itulah kami mencoretnya,’’ lanjut Ari.

Kontrak Beberapa waktu lalu Yaso menandatangani kontrak dengan manajemen. Dia hijrah ke tim kebanggaan warga Semarang ini lantaran manajemen Persikad dinilainya tidak jelas. Beruntung, draf kontrak yang sudah ditandatangani Yaso belum diteken General Manager Johar Lin Eng sehingga PSIS belum memberikan uang muka 25 persen dari keseluruhan nilai kontrak. ’’Tidak masalah dia pergi. Kami akan mencari penggantinya,’’ ujar Ari.

Untuk menggantikan Yaso, rencananya Pelatih Ahmad Muhariah akan kembali memanggil dua pemain yang pernah melamar. Mereka adalah Domerto Thesias dan Nova Zaenal. Hari ini mereka diharapkan bisa bergabung untuk mengikuti latihan. Muhariah masih ingin melihat kemampuan mereka dalam pertandingan segitiga nanti.

’’Thesias dan Nova memang kami panggil lagi. Mudah-mudahan mereka bisa ikut latihan besok untuk persiapan menghadapi pertandingan segitiga,’’ katanya.

Pertandingan itu akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyiapkan tim terbaik sebelum berlaga di Kompetisi Divisi Utama. Menghadapi PPSM dan Persibo, dia bisa mengetahui kekuatan dan kelemahan timnya. ’’Kekuatan lawan sepadan dengan PSIS. Jika ada kelemahan di tim ini, segera dibenahi sebelum kompetisi resmi digelar,’’ tuturnya. (SM)

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, memberi saran atau masukkan tentang posting ini.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP