12 Oktober 2009

Latihan Perdana di Sesaki Penonton


Cyber News : Latihan perdana PSIS di Stadion Citarum sore kemarin dipadati penonton. Duapuluh satu pemain yang telah menandatangani kontrak mengikuti sesi tersebut.

Empat pelamar yang ikut bergabung menambah semarak latihan yang langsung dibuka dengan game. Para pelamar itu adalah Domerto Thesias, Abraham Tobias, Dian Fachrudin, dan Safri Umri.

Warga Semarang antusias menyaksikan latihan resmi pertama pasukan ’’Mahesa Jenar’’ itu. Tribun barat Stadion Citarum penuh sesak. Diperkirakan sekitar lima ribu orang menyaksikan aksi anak-anak asuhan Ahmad Muhariah.


Mereka penasaran dengan materi tim yang akan mengikuti kompetisi Divisi Utama itu. Mereka ingin melihat langsung aksi para pemain PSIS yang musim ini lebih menjanjikan dibanding musim lalu.

Aksi-aksi Cristiano Lopez, Gustavo Chena, dan Imral Usman di lini depan tak jarang mengundang tepuk tangan dan sorak-sorai. Mereka tak pelak menjadi magnet yang menarik orang-orang datang ke stadion. Walau kadang bola hasil tendangannya melambung dan melenceng, penonton tetap memberikan apresiasi tinggi.

Penampilan tegas dan lugas para pemain belakang yang terdiri atas Heri Susilo, Restu Kartiko, dan Anderson Leke juga menarik dinikmati. Permainannya yang tak kenal kompromi dalam mengamankan pertahanan sering mendapat aplaus.


Aksi-aksinya memang kurang maksimal. Saling pengertian belum terbentuk. Maklum, mereka baru bergabung dan kondisi fisiknya belum prima. ’’Melihat kualitas para pemain, saya yakin mereka tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi,’’ tutu Muhariah usai latihan.

Uji Coba Disinggung soal pelamar, pemain PSIS era 1980-an ini menyatakan ketertarikannya. Kualitas mereka sesuai dengan kriteria dan kebutuhan tim.

Karena itu, empat pemain tersebut akan dilihat kemampuannya selama sepekan. Namun, Dian meminta izin untuk pulang terlebih dulu. Muhariah tidak mempermasalahkannya. Jika dibutuhkan lagi, pelatih akan memanggilnya.

’’Untuk melihat kemampuan mereka, sore besok (hari ini .red) kami akan menggelar uji coba lawan PS Biprada. Lebih cepat bisa mengetahui kemampuan mereka saat mendapat tekanan dari lawan, akan lebih baik. Kami bisa cepat pula menentukan pilihan, mengingat waktu kompetisi semakin dekat,’’ ujar Muhariah.

Menyikapi waktu pelaksanaan kompetisi yang tinggal sekitar lima pekan, Muhariah akan membuat program yang menitikberatkan keseimbangan teknik dan fisik.

Diharapkan saat kompetisi nanti kondisi pemain bisa mencapai 80 persen. Sambil menjalani kompetisi, pelatih fisik bisa meningkatkan lagi secara bertahap.

’’Latihan hanya lima pekan memang kurang maksimal. Tapi kami akan berusaha mempersolid tim dan meningkatkan stamina pemain secara bertahap. Latihan fisik dan teknik akan diberikan secara seimbang,’’ ungkapnya.

Usai latihan, penonton langsung turun ke lapangan mengelilingi pemain yang tengah melakukan peregangan. Ofisial tim pun kewalahan menghalau mereka yang terus merangsek. (SM)

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, memberi saran atau masukkan tentang posting ini.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP