19 Januari 2010

PSIS Menghadapi Lampu Kuning

snexcyber : Posisi dan peringkat yang dicapai PSIS Semarang pada putaran pertama Kompetisi Liga Joss Grup II sudah termasuk dalam "lampu kuning" sehingga perlu ada perubahan yang lebih baik pada putaran kedua mendatang.

General Manajer PSIS, Johar Lin Eng di Semarang, mengatakan, jika posisi PSIS masih seperti sekarang, maka peluang PSIS untuk lolos ke Indonesia Super League menjadi tipis. "Kalau mau lolos, seluruh jajaran PSIS harus perlu kerja keras pada putaran kedua (dijadwalkan mulai 29 Januari 2010)," kata Li Eng.

Ia akan bertemu Direktur PT Mahesa Jenar sebagai pengelola PSIS, Yoyok Sukawi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendongkrak prestasi PSIS pada putaran kedua. "Setelah itu, barulah saya bertemu jajaran manajemen serta pelatih untuk membahas prestasi tim," ujarnya.


Pada putaran pertama ini, tim asuhan pelatih sementara M. Dhofir ini berada pada klasemen keempat peringkat sementara grup II dengan nilai 17, yaitu dari 11 kali main, lima kali menang, dua kali seri, dan empat kali kalah. Bahkan, peringkat Suwita Patha dan kawan-kawan bisa turun apabila Persidafon Dofonsoro yang berada pada urutan keenam berhasil menang pada pertandingan terakhir karena nilainya hanya terpaut dua (Persidafon mengumpulkan nilai 15 dari 10 kali main).


Ketika ditanya apakah ada pengurangan atau pencoretan pemain dengan selesainya putaran pertama, dia mengaku memang ada pengurangan pemain. Tetapi, lanjut dia, hal itu akan dibicarakan dengan manajemen dan pelatih PSIS karena ini sudah menyangkut soal teknis.

"Kita perlu mengurangi pemain, tetapi berapa pemain yang dicoret, akan dibicarakan dengan manajemen dan pelatih," katanya.

Menyinggung soal kelangsungan pelatih sementara M. Dhofir, dia mengatakan, hal ini akan dibicarakan dengan Direktur Utama PT Mahesa Jenar karena hal ini berkaitan dengan anggaran yang ada. "Saya tidak bisa memutuskan sendiri. Kita harus memilih pelatih yang tepat untuk bisa mengangkat tim ini pada putaran kedua mendatang yang persaingannya pasti lebih ketat," katanya.

M. Dhofir semula adalah asisten pelatih PSIS di bawah pelatih kepala, Ahmad Muhariah, tetapi setelah empat pertandingan pada putaran pertama dijalani tim Mahesa Jenar, manajemen akhirnya mencoret Muhariah, kemudian posisi Dhofir naik menjadi pelatih kepala hingga putaran pertama berakhir. (liga-indonesia)

[+/-] Selengkapnya...

09 Januari 2010

DONASI





[+/-] Selengkapnya...

05 Januari 2010

Sisa 3 Laga.. Maksimalkan !!

Snexcyber : Target meraih angka di pertandingan tandang lawan Mitra Kukar di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, kemarin, gagal total.

Mahesa Jenar takluk 0-2 atas anak-anak asuhan Mustaqim. Kekalahan tersebut diharapkan tidak melemahkan semangat dan motivasi Suwita Patha dan kawan-kawan.

Sebab, mereka masih menyisakan tiga pertandingan terakhir di putaran pertama ini.

Tiga pertandingan terakhir itu adalah lawan Persikab Kabupaten Bandung (8/1) dan Persis Solo (11/1) di kandang, serta menghadapi Deltras Sidoarjo pada 16 Januari di Stadion Gelora Delta. Sisa pertandingan itulah yang akan dimaksimalkan untuk meraih poin.


‘’Tiga pertandingan terakhir di putaran pertama ini harus bisa kami maksimalkan. Itu penting untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen sementara,’’ ungkap Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho.

Mantan Manajer Tim PSIS Yunior itu mengakui butuh poin untuk memenuhi target masuk babak delapan besar Kompetisi Divisi Utama.

Saat ini nilai tim Kota ATLAS 11 dari delapan main, tiga menang, dua seri, dan tiga kalah. Jika dalam tiga partai terakhir bisa dimaksimalkan, tambahan sembilan poin akan menjaga peluang PSIS memenuhi target tersebut.

’’Tidak usah muluk-muluk. Di putaran pertama ini kami mematok finish di tiga besar klasemen sementara. Ya, itu agar pada putaran kedua nanti beban kami tidak terlalu berat untuk mengejar target ke posisi dua besar,’’ terangnya.

Mental Drop

Agung mengakui penampilan anak-anak asuhan karateker pelatih M Dofir di pertandingan lawan Mitra Kukar, tidak terlalu jelek. Hanya, mental bertanding pemain drop pada awal-awal babak pertama.
Hal itu tidak lepas dari kepemimpinan wasit yang kurang tegas dan cenderung berpihak pada tuan rumah.

Gol cepat Mitra Kukar pada menit pertama yang berbau pelanggaran juga menjadikan semangat dan motivasi pemain menurun.

Penampilan anak-anak Semarang pada babak kedua memperlihatkan peningkatan. Mereka lebih menguasai jalannya permainan.

Serangan dilancarkan Suwita Patha cs secara bergelombang. Namun, ketika para pemain baru memasuki daerah pertahanan tuan rumah, asisten wasit tak jarang mengangkat bendera tanda offside.

’’Faktor nonteknis sangat menganggu penampilan anak-anak. Tapi, saya tetap bangga dengan kerja keras pemain,’’ tandasnya. (SM)

[+/-] Selengkapnya...

02 Januari 2010

Cristiano Lopes Kembali Merumput

Snexcyber : Bomber andalan PSIS Semarang Cristiano Lopes dipastikan dapat turun ketika PSIS melawan tuan rumah Mitra Kukar (Tenggarong, Kaltim) dalam laga Divisi Utama, Senin (4/1) lusa.

Pemain asal Brazil ini akan dibawa bersama 17 pemain PSIS dalam lawatannya ke bumi Borneo tersebut. ’’Cristiano Lopes siap diturunkan. Begitu juga pemain lainnya. Semua pemain tidak mengalami masalah hingga persiapan terakhir,’’ kata pelatih PSIS M Dhofir, Jumat (1/1).

Cristiano Lopes Membawa PSIS Juara pada
Turnamen Piala KAMPOENG SEMAWIS

Dhofir merasa bersyukur dengan kondisi semua pemainnya. Apalagi komposisi starting eleven siap seratus persen dalam perang away nanti. Apalagi kondisi Lopes yang sudah seratus persen sembuh semakin menambah kepercayaan diri rekan-rekannya.


’’Kondisi tidak ada masalah, baik fisik dan mental sudah siap. Kami membawa 18 pemain ke Kalimantan, termasuk Lopes. Dia membuat anak-anak makin pede (percaya diri),’’ tegas Dhofir.

Hanya saja dari 18 pemain tersebut, bek Eko Pujianto terpaksa absen tidak dapat turun pada laga penting tersebut. Pemain ini masih menjalani hukuman akumulasi kartu yang didapatkan pada laga sebelumnya. Meski begitu Dhofir sudah mempersiapkan pemain pengganti di posisi yang ditinggalkan Eko Pujianto.

Formasi 3-5-2
Dhofir akan melihat lagi hingga persiapan dan kondisi terakhir mereka berdua. Baik kondisi fisik dan mental akan terus dipantau olehnya.

’’Kami membawa empat defender yaitu Andersen Leke, Heri Susilo, Idrus Gunawan, dan Iswan Bode. Dengan absennya Eko Pujianto, kami harus mempersiapkan pemain pengganti. Idrus dan Iswan sama-sama bagus. Tapi kami akan melihat hingga kondisi terakhir mereka, terutama mental mereka berdua,’’tambah pegawai PDAM ini.

Mengenai formasi tim yang akan diterapkan nanti, Dhofir dengan diplomasi menjabarkan akan memasang 3-5-2 seperti yang biasa diperagakan oleh anak buahnya. Apalagi dia melihat formasi ini sudah dipahami betul oleh anak asuhnya selama ini.

’’Kami mungkin memakai 3-5-2. Dengan formasi ini anak-anak lebih enjoy di lapangan. Mereka sudah paham dan hafal dengan karakter permainan seperti itu, ’’bebernya. (wawasan)

[+/-] Selengkapnya...

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP