Tampilkan postingan dengan label Email dari AW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Email dari AW. Tampilkan semua postingan

14 Desember 2009

Analisa Ari Wibowo

REKAM JEJAK PEMAIN PSIS

Berikut adalah rekam jejak pemain PSIS Semarang sampai dengan pertandingan ke 5, yaitu akumulasi dari 2 partai away dan 3 partai home, dengan analisa pendekatan hanya melihat aksi pemain yang diturunkan ke lapangan.

Ada 18 pemain yang pernah dimainkan oleh pelatih. Dengan demikian jika di musim ini PSIS memiliki 24 pemain yang didaftarkan, berarti ada 6 pemain yang belum pernah dimainkan sama sekali di lapangan, yaitu; BASUKI SETIABUDI, M HARIS, GESANG ADI SAPUTRO (ketiganya kiper), TAUFIK SALAFUDIN, VAVA ARDILA, AWANG TUHERDIAS. Jumlah 24 pemain tersebut adalah setelah Restu Kartiko dan Sapto Widiantoro dicoret, dan Ricky Kristendi diijinkan kembali ke Persis Solo.


PSIS sudah mencetak 5 gol di kandang dan 1 gol saat tandang. Dimana dari total 6 gol tersebut, 5 gol dicetak melalui open play, yaitu 3 heading (Lopes, Iwan HW, Leke), 2 tendangan (Imral) serta 1 gol melalui titik penalti (Chena).

Ada 4 pemain yang selalu bermain penuh dalam 5 partai sebagai starter, dan disetiap pertandingan bermain full 2 x 45 menit tanpa pernah diganti, yaitu; CATUR ADI NUGROHO (kiper), HERY SUSILO (stopper), SUWITHA PATA (gelandang bertahan, kapten), dan IMRAL USMAN (striker).

CRISTIANO LOPES, IDRUS GUNAWAN, dan VALENTINO TELAUBUN adalah 3 orang pemain yang saat mereka tampil, PSIS belum pernah mengalami kekalahan. Karena saat PSIS mengalami 2x kekalahan di partai away, Lopes sedang menderita cedera dan terpaksa absen, Idrus memang tidak dibawa ke tour DIY, serta Valentino tidak dimainkan.

ISWAN BODE dan REZA DINI adalah 2 pemain yang saat mereka dimainkan, PSIS selalu menderita kekalahan, yaitu di partai away melawan Pro Duta dan Persiba Bantul.

Dibawah ini akan dijelaskan secara singkat rekam jejak dari 18 pemain yang pernah dimainkan oleh PSIS Semarang, yaitu 4 partai dibawah kendali ACHMAD MUHARIAH, dan 1 partai dibawah komando caretaker M DHOFIR.

CATUR ADI NUGROHO ; Dipercaya penuh sebagai penjaga gawang utama PSIS Semarang, dimana dalam 5 laga dia selalu bermain penuh 90 menit tanpa pernah diganti, bahkan ketika gawangnya digelontor 4 gol oleh Persiba Bantul, dia tetap dipercaya berdiri dibawah mistar karena dianggap titik lemah bukan berasal pada dirinya, melainkan akibat rapuhnya lini belakang PSIS saat itu. Catur cekatan, sigap, dan refleknya bagus, meski gawangnya dalam 5 partai sudah kemasukan 8 gol (2 gol di kandang, 6 gol saat tandang). Pantas dipertahankan untuk laga laga berikutnya.

EKO PUJIANTO ; Dimainkan sebagai libero dalam 4x pertandingan. Tetapi sempat diparkir 1x saat melawan Persiba Bantul, karena saat itu pelatih AMH mempercayai Leke sebagai libero, yang berbuntut dengan kebobolan 4 gol di kandang lawan. Kemampuan Eko bisa diandalkan, meski kelemahan dia adalah tidak bisa memainkan peran sebagai leader lini belakang, karena sifat Leke yang merasa sebagai pemain asing dan lebih senior, membuat Eko tak bisa memberi perintah kepada Leke. Semoga kelemahan itu tidak mengganggu koordinasi trio lini belakang PSIS tersebut.

ANDERSON LEKE SANTOS ; Dimainkan terus dalam 5x pertandingan, meski tak selalu bermain penuh. Saat partai perdana melawan GU, Leke digantikan oleh Idrus Gunawan karena staminanya merosot. Leke dimainkan sebagai stopper dalam 4 laga, meski saat partai melawan Persidafon dia sempat ditempatkan sebagai striker menggantikan Lopes yang cedera. Dan saat Leke coba 1x dimainkan sebagai libero dalam partai melawan Persiba bantul, gawang PSIS digelontor 4 gol oleh Persiba, dimana gol perdana terjadi akibat blunder Leke di kotak penalti. Episode sukses Leke dibukukan saat pertai melawan Persikad Depok, dimana Leke mencetak 1 gol melalui heading yang menjadi gol pembuka kemenangan PSIS di partai tersebut. Leke jika sedang dalam motivasi tinggi bisa bermain bagus dan penuh determinasi. Tapi typikal Leke yang introvert, pendiam, dan penyendiri diluar lapangan (hanya mau berakrab ria dengan Lopes), membuat dia kurang bagus berkomunikasi dengan sesama pemain belakang lainnya di lapangan. Leke bisa diandalkan sebagai stopper (bukan libero) sepanjang pelatih atau management bisa memotivasi dia dengan baik.

HERY SUSILO ; Ini adalah stopper andalan PSIS yang berkarakter cepat, lugas dan tanpa kompromi. Bermain terus dalam 5 partai tanpa pernah diganti. Sudah membabat habis semua striker lawan dengan tackling tackling bersih tanpa mencederai lawan, dimana terbukti belum ada 1 kartupun yang diterima Hery dari wasit. Hery adalah pemain tak tergantikan di tim PSIS, sejak musim lalu sampai sekarang.

IDRUS GUNAWAN ; Stopper kawakan yang musim lalu menjadi kapten PSIS Semarang, tetapi musim ini baru sempat dimainkan 2x oleh pelatih, yaitu menggantikan Leke di partai melawan GU, dan menggantikan Lopes saat melawan Persidafon. Gol balasan Persidafon yang terjadi hanya beberapa menit setelah Idrus masuk, membuat suporter memvonis Idrus sebagai kambing hitam, meski kalau mau obyektif, tentulah itu kecerobohan kolektif lini belakang PSIS yang saat itu memang sedang dibombardir serangan oleh Dafonsoro. Idrus tidaklah jelek, hanya saja pelatih punya handicap jika menurunkan Idrus karena kesalahan kecil saja yang dilakukan oleh Idrus cenderung sulit dimaafkan oleh penonton, dibanding jika pemain lain melakukan kesalahan yang sama.

ISWAN BODE ; Dimainkan 2x dalam partai melawan Pro Duta dan Persiba Bantul, dan apesnya kedua laga berakhir dengan kekalahan. Saat melawan Pro Duta, Iswan menggantikan Safri di posisi wingback kanan. Iswan hanya mampu menjalankan peran bertahan, tetapi kurang optimal membantu serangan karena karakter Iswan bukan bek yang bisa overlaping. Ketika ditempatkan sebagai stopper melawan Persiba, koordinasinya bersama Leke sebagai libero tidak padu sehingga diobrak abrik oleh penyerang Bantul. Kualitas Iswan menjadi starter belum memadai. Dan kalaupun dia dimainkan, sepertinya hanya bisa menjadi stopper cadangan, berebut tempat dengan Idrus, bukan sebagai wingback menggantikan Safri.

SUWITHA PATA ; El capitano. Main terus dalam 5 partai, tanpa pernah absen dan full 90 menit tiap laga. Memainkan peran spesialisnya sebagai gelandang bertahan yang mematikan ruang gerak gelandang serang atau playmaker lawan, tetapi mampu bermain bersih tanpa pernah menerima kartu sampai partai kelima. Memberikan kontribusi besar dalam keseimbangan lini tengah PSIS, dan senioritasnya menjadi panutan tim di lapangan. Suwitha tidak tergantikan selama dia fit dan tidak menderita cedera.

SUNARSO ; Pemain ini namanya paling katrok dari seluruh pemain PSIS musim ini. Gelandang menyerang yang ditemukan pelatih AMH saat ujicoba di Yogya melawan PSIM dan mencetak gol, dimana setelah itu selalu mendapat tempat sebagai starter di lini tengah PSIS. Karakternya kuat dalam menyerang, dan berani bermanuver melakukan penetrasi. Selalu menjadi starter dalam 5 laga, tetapi tak selalu bermain penuh 2 x 45 menit. Karena saat melawan GU dan Persidafon, Sunarso ditarik keluar digantikan Iwan HW. Sunarso pantas menjadi starter dalam partai partai berikutnya yang dimainkan PSIS.

IWAN HARI WAHYUDI ; Menjadi starter 1x saat melawan Pro Duta, dan 4x menjadi supersub di partai lainnya. Menjalankan peran sebagai breaker yang memotong alur serangan lawan, tapi dalam situasi counter attack, Iwan mampu bergerak cepat masuk ke kotak penalti lawan, dimana lebih sering melebar ke sayap kanan. Saat melawan Persikad, Iwan menunjukkan aksinya melakukan solo run yang diakhiri dengan shoot on goal, yang masih bisa diselamatkan oleh kiper Persikad. Jika sampai berbuah gol, aksinya bakal mendapat decak kagum suporter Semarang. Iwan bagus memainkan peran sebagai supersub. Bahkan jika ada tuntutan menjadi starter, kapabilitas Iwan cukup memadai.

ABRAHAM TOBIAS ; Memiliki tendangan lurus yang sangat keras. Tapi kurang bagus dalam passing pendek atau one two touch, meski skill Tobias dalam melakukan long passing cukup memberikan kontribusi dalam penyerangan. Tobias hanya sempat dimainkan 2x, yaitu 1x sebagai stopper saat melawan Persiba menggantikan Iswan Bode. Dan menjadi starter dalam peran penyerang lobang dalam formasi 3-4-1-2 dibelakang duet striker saat melawan Persikad. Tapi kinerjanya kurang maksimal, meski tidak terlalu jelek. Tak ada tembakan keras dari lini kedua yang pernah dilakukannya sepanjang pertandingan, hingga kemudian dia ditarik keluar digantikan Iwan HW. Tobias bisa jadi supersub alternatif saat tim mengalami kebuntuan.

GUSTAVO CHENA ; Inilah pemain asing yang dikontrak mahal untuk menjadi jenderal lapangan tengah PSIS, terutama perannya mendistribusikan bola sebagai playmaker. Chena dimainkan penuh dalam 4 partai, serta absen 1 partai saat melawan Persikad karena dia mendapat akumulasi kartu. Saat melawan Pro Duta, Chena menjalani peran sebagai second striker dibelakang Imral. Begitu juga saat melawan Persiba, Chena di babak kedua menjadi second striker. Chena tidak bisa optimal memainkan peran di skim 3-5-1-1 tersebut. Sepertinya pelatih lupa saat dicoba jadi second striker dalam partai ujicoba lawan PSIM pun, Chena gagal menjalankan peran tersebut dengan baik. Bahkan selalu mendapat kartu kuning dalam 2 laga tersebut akibat frustasi menjadi second striker. Meski demikian, sebagai gelandang serang Chena cukup bisa diandalkan sebagaimana dibuktikan saat melawan GU dan Persidafon. Dan layak menjadi starter dalam partai yang dimainkan PSIS selanjutnya. Apalagi Chena punya kemampuan bagus menjadi eksekutor penalti serta bola bola mati.

DENNY RUMBA ; Dalam kondisi fit, Rumba adalah starter andalan PSIS di posisi wingback kiri. Bahkan Rumba sanggup bermain di posisi wingback kanan jika diperlukan. Rumba selalu menjadi starter dalam 5 laga PSIS. Meski saat melawan Persidafon dia digantikan oleh Valentino akibat cedera, dan saat melawan Persiba digantikan oleh Reza Dini di babak kedua. Rumba mendapat kartu kuning saat melawan Persiba. Rumba tetap akan menjadi starter andalan dalam formasi apapun yang akan dimainkan PSIS kedepan nati.

SAFRI UMRI ; Selalu menjadi starter dalam 5 laga yang sudah dimainkan PSIS. Tetapi saat melawan Pro Duta, Safri digantikan oleh Iswan Bode, dan digantikan oleh Abraham Tobias saat melawan Persiba Bantul. Safri memiliki kemampuan rata-rata di posisi spesialisnya sebagai wingback kanan. Mampu memberi umpan crossing hanya jika bola berhenti dan tidak sedang dimarking oleh lawan. Tapi kemampuan Safri melakukan manuver menyisir tepi lapangan, dan memberi umpan lambung sambil berlari kurang bagus. Safri pantas menjadi starter, karena kebetulan di posisi ini tidak ada pelapisnya sama sekali.

VALENTINO TELAUBUN ; Wingback kiri yang mampu berlari cepat, tapi gagap saat mengambil keputusan mengumpan bola kemana, yang tak jarang justru diumpan lagi kebelakang disaat penyerangan sedang berlangsung. Sempat dimainkan 1x menggantikan Rumba yang cedera saat melawan Persidafon. Vale memiliki kapasitas pas pasan, meski hanya sekedar menjadi pemain pengganti sekalipun. Vale adalah pentium II yang sulit diupgrade ke pentium IV, tetapi masih compatible menjadi bagian dari tim sebagai wingback kiri kalamana diperlukan.

REZA DINI ; Dimainkan 2x sebagai pengganti, yaitu menggantikan Rumba saat melawan Pro Duta, dan menggantikan Iswan Bode saat melawan Persiba Bantul. Reza diplot sebagai gelandang serang yang bermanuver menerobos pertahanan lawan dengan aksi individunya, mengandalkan kecepatan serta skill yang dia miliki. Hasilnya belum optimal, tapi Reza yang masih sangat muda ini jika terus diberi kesempatan, kedepannya nanti bisa memiliki kualitas seperti M Ridwan. Jika salah satu dari Lopes serta Imral perlu diganti, maka Reza akan bersaing dengan Sampelo menjadi alternatif.

JOHANES SAMPELO ; Belum menunjukkan kapasitas yang memadai sebagai striker andalan. Tetapi sudah dimainkan 3x, yaitu 1x sebagai starter saat melawan Persiba Bantul meski akhirnya digantikan pemain lain, serta 2x menjadi pemain pengganti. Belum mampu mencetak gol. Sampelo adalah striker alternatif disaat striker utama (Lopes dan Imral) mengalami cedera atau mengalami kebuntuan.

IMRAL USMAN ; Jika ada pemain yang selalu bermain bagus dan stabil dalam 5 pertandingan yang dilakoninya, dia adalah Imral Usman. Tidak tergantikan. Selalu menjadi starter, dan bermain penuh 90 menit. Sudah mencetak 2 gol dalam scrimage didepan gawang lawan. Rajin mengejar bola, dengan stamina nafas kuda yang tak pernah putus. Imral adalah pemain yang secara riil memberi kontribusi paling besar kepada PSIS sampai dengan 5 partai yang sudah dimainkan. Licin dan cepat sebagai striker. Bahkan aktif turun menjemput bola sampai ketengah dan mampu memainkan peran bak seorang playmaker. Sayang sekali sudah mengantongi 1 kartu kuning sia sia akibat selebrasi melepas kaos saat mencetak gol ke gawang Persidafon.

CRISTIANO LOPES ; Striker bernama besar yang memiliki heading maut dan keeping ball kelas wahid. Sudah mencetak 1 gol ke gawang GU di partai perdana. Sayang sekali menderita cedera hamstring saat melawan Persidafon, yang membuat dia absen 2x dalam tour DIY. Saat melawan Persikad, nampak Lopes terlalu memaksakan diri untuk tampil meski kondisi kaki belum fit 100%, sehingga tidak memberi teror cukup berarti ke gawang lawan. Hanya nama besarnya mampu mengintimidasi lawan agar tidak banyak maju kedepan karena waspada menjaga Lopes. Striker plontos ini diharapkan cepat pulih dan on fire menjadi andalan PSIS di lini depan.

Demikianlah rekam jejak yang dibuat oleh penulis selaku pengamat sepakbola PSIS, yang sudah menjalani 5 partai di kompetisi divisi utama musim 2009/2010 ini. Dan akhirnya, penulis berani menyimpulkan bahwa komposisi ideal buat PSIS adalah skim 3-5-2- sbb;

Kiper ; CATUR ADI NUGROHO // Libero ; EKO PUJIANTO // Stopper ; ANDERSON LEKE SANTOS dan HERY SUSILO // Gelandang ; GUSTAVO CHENA, SUWITHA PATA, SUNARSO // Wingback; DENNY RUMBA (kiri) dan SAFRI UMRI (kanan) // Striker ; IMRAL USMAN dan CRISTIANO LOPES.

Cadangan; BASUKI SETIABUDI, IDRUS GUNAWAN / ISWAN BODE, VALENTINO TELAUBUN, IWAN HARI WAHYUDI, ABRAHAM TOBIAS, JOHANES SAMPELO / REZA DINI.

Catatan ; IDRUS GUNAWAN hanya dijadikan cadangan jika bermain di laga tandang. Kalau laga kandang, pelatih lebih save memainkan ISWAN BODE. Sementara untuk striker, kesempatan yang diberikan kepada SAMPELO atau REZA DINI sebaiknya diberikan secara bergantian.


ARI WIBOWO

Pengamat PSIS, berdomisili di Ungaran

[+/-] Selengkapnya...

23 November 2009

Analisa Ari Wibowo : PSIS kontra Gresik United (25/11)

SEBERAPA KUATKAH GRESIK UNITED YANG AKAN MENJADI LAWAN PERDANA PSIS ??

PSIS mengawali laga perdana di kompetisi divisi utama 2009/2010 dengan menjamu Gresik United (GU) alias Laskar Joko Samudro. Tim yang dilatih Sasi Kirono ini bertandang ke Semarang dengan membawa catatan dalam 3x ujicoba terakhir berupa 2x menang melawan klub lokal dan draw 0-0 dgn Persibo di Bojonegoro. Mencetak 7 gol dan tidak pernah kemasukan gol.

GU mengandalkan pakem tradisional 3-5-2, yang lebih mengandalkan serangan pada tusukan tusukan langsung dari barisan gelandangnya, dengan mengandalkan manuver maut ONAMBALE BASILE, yang musim lalu menjadi kapten PSIS. Dialah otak kekuatan GU, dengan support penuh dari kapten HERI PURNOMO, dan breaker bernafas kuda LAN BASTIAN. GU tidak terlalu mengandalkan serangan dari wingbacknya, yang dalam laga tandang seperti ini lebih ditekankan utk memperkuat posisi bertahan saat diserang. Otak serangan PSIS, yaitu Gustavo Chena dipastikan akan berada dalam pengawalan ketat Lan Bastian.

Lini belakang GU bertumpu pada ketangguhan kiper USMAN PRIBADI yg pernah menjadi cadangan Markus Horison di PSMS Medan. Dan kekokohan libero BERNARD MAMADOU yg jago duel bola atas dan rapat di bola bawah. Dalam skim 3-5-2 yang dianut GU, peran Mamadou sangat sentral.


Dan biang petaka di lini pertahanan PSIS mungkin akan muncul dari sosok penyerang asal Nigeria, ANGEL EBUS. Ingat, dalam turnamen Liga Jatim penyerang ini mampu menggelontor gawang Persela Lamongan yg sekarang nangkring di ranking teratas ISL dengan 2 gol cantiknya. Kualitas Angel tak perlu diragukan. Dia akan ditandemkan dengan ALI USMAN atau BASUKI. Biasanya mereka bermain sejajar, tapi tandemnya bermain melebar, sementara Angel mengincar kotak penalti lawan.

Lalu, apakah yang akan dilakukan oleh coach ACHMAD MUHARIAH demi mengemban tugas penting menyikat GU sebagai korban pertamanya di Jatidiri?

Sebagaimana sudah kita lihat dalam laga laga ujicoba PSIS, coach AMH juga mengandalkan skim 3-5-2. Meski bisa juga jika dia percaya diri untuk mengambil 3 poin dan memanfaatkan status sbg tuan rumah, dia bisa memakai skim 3-4-3 supaya lebih ofensif.

KIPER
Sepertinya CATUR ADI NUGROHO akan menjadi starter di laga perdana ini. Ketangguhannya sdh teruji meski menelan 9 gol dalam 3 ujicoba terakhir. Cadangannya adalah BASUKI SETIABUDI. Pemain ini tak kalah kelas dalam skill dan jam terbang dibanding Catur. Tapi trauma cederanya menghalangi dia tampil dlm performa terbaik.

LIBERO
Jika 3 pemain asing bisa dimainkan sbg starter, maka ANDERSON LEKE (di akun FB bernama Leke Santos) akan menjadi pilihan utama sebagai libero. Cadangannya adalah EKO PUJIANTO. Setelah dicoretnya Restu Kartiko, maka Eko adalah satu satunya cadangan di posisi libero.

STOPPER
Di posisi ini, yang sudah pasti mendapat tempat sbg starter adalah HERY SUSILO. Sementara satu tempat lainnya akan diperebutkan oleh IDRUS GUNAWAN dan ISWAN BODE. Biarlah AMH yang akan menentukan siapa yang akan menjadi starter. Yg jelas, striker secepat dan selicin Angel Ebus mesti dikawal oleh stopper yg punya marking ketat dan tackle bersih supaya tidak terjadi blunder di kotak penalti.

GELANDANG
Di posisi gelandang, yang sdh pasti mendapat tempat adalah SUWITHA PATA dan gelandang elegan asal Argentina, GUSTAVO CHENA. Meski bisa saja dalam formasi 3-4-3 peran Chena akan didorong kedepan utk berada dibelakang duet striker. Chena yg akan dikawal khusus oleh Lan Bastian mesti bermain efisien dan efektif membagi bola. Skill individu dia boleh dipertontonkan pada momentum yg tepat. Satu tempat lagi di posisi gelandang dlm skim 3-5-2 akan diperebutkan oleh 3 pemain; IWAN HARI WAHYUDI, SUNARSO, dan ABRAHAM TOBIAS. Tergantung kebutuhan tim dan racikan strategi AMH. Jika menginginkan karakter gelandang petarung dan sigap merebut bola, atau ditugaskan khusus mengawal Basile, maka Iwan HW atau Tobias yg jadi pilihan. Tapi jika ingin gelandang yg punya karakter kuat membantu serangan, maka Sunarso lebih dikedepankan. Peluang Iwan HW dan Sunarso lebih besar ketimbang Tobias.

WINGBACK
Untuk posisi wingback, andalan PSIS adalah DENNY RUMBA di kiri dan SAFRI UMRI di kanan. Semoga kedua pemain ini mampu on fire dan membantu serangan dengan menyisir tepi lapangan dan mengirim umpan lambung ke kotak penalti. Apalagi kedua wingback GU sepertinya akan lebih fokus bertahan. Cadangan di posisi ini cuma ada 1 pemain, yaitu VALENTINO TELAUBUN, yg hanya bisa bermain sbg wingback kiri saja. Jika Safri yg keluar, biasanya Rumba akan bergeser ke kanan.

STRIKER
Duet andalan di lini ini tetaplah CRISTIANO LOPES dan IMRAL USMAN. Kehandalan mereka sudah teruji di tim mereka sebelumnya. Tinggal dibuktikan di tim mereka saat ini, PSIS. Menurut feeling saya, salah satu dari mereka akan menggila di laga awal ini, dan mencetak lebih dari 1 gol. Untuk posisi cadangan, tak ada pilihan lain selain SAMPELO, karena dia satu satunya striker cadangan yg dimiliki PSIS. Repotnya dia hanya punya kesempatan yg singkat saja buat menyatu dgn tim. Jadi belum tentu AMH berani memainkannya.

Itulah gambaran singkat partai PSIS x GU yg digelar 25 Nop 09 nanti. Jika anda mengaku pendukung sejati PSIS, jangan lewatkan laga ini. Hadirlah di Jatidiri dan menjadi bagian dari saksi kemenangan PSIS di laga pembukanya ..

Yakinkan diri anda, bahwa PSIS adalah kandidat terkuat jawara grup tengah. Bravo PSIS.

Penulis Ari Wibowo,
Seorang Pengamat Bola dan Suporter Semarang


[+/-] Selengkapnya...

02 November 2009

Catatan PSIS; Menepuk Dada Jupe

Cyber News : Jadi juara turnamen segitiga Piala KAMPOENG SEMAWIS dengan mengalahkan PPSM Magelang dan PERSIBO Bojonegoro pantas disyukuri. Tapi tak lantas boleh menepuk dada. Apalagi dadanya Jupe. Berani? Jelas dimarahi Gaston Castano, pemain FC Kaligawe, hehe ..


Ingat, PPSM dikalahkan melalui adu penalti, setelah sempat tertinggal di babak pertama, dan PSIS menyamakan kedudukan di menit 88 waktu normal. Walaupun kita yakin penalti itu murni, bukan pemberian wasit, tapi tetaplah itu sebuah pencapaian yg tak memuaskan publik bola Semarang. Dan PERSIBO Bojonegoro dikalahkan dalam sebuah permainan yg banyak berkutat di lapangan tengah tanpa variasi serangan tajam dan menggigit. PSIS tertolong mampu mencuri 1 gol berkat kejelian CRISTIANO LOPES memanfaatkan umpan lambung GUSTAVO CHENA dlm sebuah set piece tendangan bebas.

Hal positif yang diperoleh dari laga lawan Magelang adalah kemunculan kiper CATUR ADI NUGROHO yg menggantikan GESANG ADI sebagai starter, saat Gesang membuat blunder. Penampilan catur yg tenang dan berani serta mampu mementahkan tendangan penalti, setidaknya membuat PSIS yakin telah memiliki 1 kiper yang bisa diandalkan. Selain tentu saja BASUKI SETIABUDI yg masih bisa diandalkan jika sdh pulih dari cedera.


Lini belakang sudah menerima banyak ujian dari 2x pertandingan melawan PPSM dan PERSIBO. Koordinasi trio lini belakang dlm pakem 3-5-2 kadang kurang bagus, terutama saat ada serangan balik berupa tusukan cepat dari sayap (kanan maupun kiri), nampak sekali cuma 1 stopper yg melakukan marking, tanpa dilapis oleh gelandang bertahan yg terlampat turun. Akibatnya beberapa kali bisa tembus, dan sayap lawan berhasil mengirim umpan crossing yg membahayakan gawang PSIS.

Meskipun demikian, pelatih Achmad Muhariah nampak sdh mencoba stok pemain belakang yang ada, dan formasi starter tak akan jauh dari ANDERSON LEKE, HERY SUSILO, dan ISWAN BODE. Akan tetapi jika aturan Manual Liga menetapkan hanya 2 dari 3 pemain asing saja yg boleh masuk lapangan, kemungkinan besar EKO PUJIANTO yg akan manggantikan Leke sbg starter, dimana RESTU KARTIKO dan Leke akan duduk di bangku cadangan.

Yg jelas tak diperlukan lagi adanya penambahan pemain belakang, karena stok yg ada sdh bisa diandalkan dan tinggal diasah kekompakan serta saling pengertiannya. Acungan jempol buat HERY SUSILO yg selalu tampil lugas, keras dan cepat.

Evaluasi untuk lini tengah adalah kurangnya kreativitas dan variasi yang tercipta dari para gelandang. Talenta dan skill Chena tak cukup mampu mengangkat tim, jika Chena terlalu banyak pamer skill individu menggocek bola. Chena mungkin bisa bermain lebih simpel dan mengeksplorasi visinya yg bagus dgn satu dua sentuhan, dan langsung mengumpan bola ke rekannya yg berada didepan. Artinya tim lebih memputuhkan dia sbg dirijen atau pendistribusi bola, ketimbang melihat dia bermanuver melewati pemain lawan. Apalagi Chena sering dikeroyok 2 sampai 3 pemain lawan. Jelas lebih baik dia bermain efisien. Pelatih perlu menekankan secara tegas mengenai hal ini.

Untuk peran SUWITHA PATA dan ABRAHAM TOBIAS, sudah cukup baik. Berani body charge dan siap duel. Hanya saja fisik dan stamina Suwitha perlu ditingkatkan mengingat usia dia yg hampir 35 tahun, tentulah menjalani kompetisi yang ketat membutuhkan endurance yang konstan guna menjaga performa optimal. Tobias yang dlm ujicoba dgn klub2 lokal sering mempertunjukkan tendangan geledeknya, dlm partai resmi dibawah pressing ketat lawan, dia hampir tak memiliki ruang bebas untuk itu.

Dari sisi sayap kanan, penampilan SAFRI UMRI yang kinclong dlm partai ujicoba, juga kesulitan menerobos bek kiri lawan yg berkualitas divisi utama. Mencoba berkali kali melewati lawan dgn adu sprint dan main teknik, Safri hanya mampu sesekali mengirim umpan crossing ke muka gawang. Ini perlu dibenahi, karena scr skill Safri sudah oke, hanya jam terbang dia yg mungkin kurang tinggi. Seharusnya Safri tak perlu menusuk terlalu dalam untuk mengirim umpan. Dari zona tengahpun, asal ditemukan momentum yg tepat disaat pressing lawan belum ketat, Safri bisa langsung mengirim umpan lambung ke kotak penalti.

Lini sayap kiri yg ditempati DENNY RUMBA, relatif memberikan kontribusi yang lebih baik dlm melancarkan serangan. Bahkan keberanian Rumba yang tak hanya menyisir garis tepi, tetapi kadangkala langsung menusuk ketengah membuat ada ruang kosong disisi kanan lawan yg bisa diisi oleh salah satu penyerang PSIS yg ada didepan. Titik lemah di pos sayap ini, jika Rumba cedera, maka Valentino sbg penggantinya kurang berperan maksimal. Kecepatan punya, drible punya, tapi umpan crossingnya jarang sekali ada yang bisa dimanfaatkan duet striker. Di pos ini masih dibutuhkan tambahan amunisi guna memberi banyak pilihan pelatih saat mengalami kebuntuan. Dan mungkin management akan mencoba mencari stok pemain berkualitas yg belum mendapatkan klub.

Seandainya lini tengah bisa memasok bola2 yg matang untuk striker, dipastikan duet CRISTIANO LOPES dan IMRAL USMAN bakalan mampu melesakkan gol demi gol. Terbukti Lopes sangat kuat menjaga bola, licin, dan punya keberanian tinggi menusuk pertahanan lawan. Instink golnya di kotak penalti juga bagus. Tetapi jarak antara lini tengah dan depan kadang terlalu longgar, shg kolektivitas antar blok tak berjalan dgn baik. Ada space yg diisi oleh pemain lawan, yg menutup peluang umpan2 pendek menusuk langsung dari lini tengah ke kotak penalti. Buntutnya, dipilih umpan2 lambung yg sering mubazir jika ketemu bek lawan yg tinggi jangkung.

Itulah beberapa kelemahan yg perlu dievaluasi oleh pelatih AMH. Dan sbg pelatih dgn sikap dasar plegmatis, yg sungkan menyinggung perasaan org dan jg tak mau tersinggung, pelatih AMH mesti belajar utk bisa sedikit 'keras' dlm memberikan instruksi thd anak buahnya, supaya pemain lebih respek dan termotivasi. Tugas berat menanti ... Saatnya berbenah diri.

Bravo PSIS !

source : pcsc-id.com, doc. Ari W.

[+/-] Selengkapnya...

29 Oktober 2009

Ini Dia PSIS Kita Tercinta ..

Snexcyber : Pernah lihat aksi GESANG ADI kiper baru yg bakal jd penjaga gawang utama PSIS? Posturnya tinggi atletis, refleknya bagus, tangkapannya lengket.

Masih ragu ketenangan dan kematangan EKO PUJIANTO (bukan Eko Purjianto yg ex Primavera lho) sbg libero dan palang pintu terakhir gawang PSIS? Skillnya sbg pemain belakang diatas rata-rata. Mampu membaca arah bola serangan lawan. Bola bawah ataupun atas mampu dia atasi dgn baik.

Jika PSIS masih mempertahankan ANDERSON LEKE SANTOS maupun HERY SUSILO yg akan dipasang sbg duet stopper, tak ada alasan lain kecuali kualitas mereka memang layak berada di posisinya. Rapat, lugas, cepat, siap body charge ataupun adu sprint .. Kagak ada matinye ..


Sesi sesi latihan dan ujicoba sdh menunjukkan spt apakah kualitas seorang GUSTAVO CHENA. Umpan terukur, teknik tinggi, visi bagus, dan tendangan bebasnya juga maut. Jgn pernah ragu dgn playmaker PSIS ini. Bukan cuma kesiapannya memanjakan striker, diapun siap mencetak gol dgn tendangan2 mautnya.

Jika anda kuatir dgn serangan dari tim lawan, maka serahkan kekuatiran tsb kepada 2 gelandang bertahan yg dimiliki PSIS, yaitu SUWITHA PATA dan ABRAHAM TOBIAS. Kekuatan dan ketrampilan mereka merebut bola dari pemain lawan termasuk kelas wahid di jagad sepakbola nasional. Bahkan tendangan geledek TOBIAS dari luar kotak penalti sanggup membuat jala gawang lawan hampir robek. Ketenangan Suwitha sbg kapten bakal mengayomi tim agar termotivasi bermain bagus.

Wingback kiri PSIS selama beberapa tahun terakhir tak pernah lepas dari kekuasaan DENNY RUMBA. Inilah pemain yg memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya. Kecepatan dia miliki. Umpang crossing mampu dia lakukan.

Wingback kanan adalah pemain muda SAFRI UMRI yg levelnya sdh sekelas timnas U21. Cepat, kuat, siap main keras ataupun adu teknik tinggi. Bodinya atletis, karakternya ngotot dan tak mau kehilangan bola.

Dan untuk duet striker maut yg bakal jadi momok pertahanan lawan, bakal dipercayakan kpd si gundul CRISTIANO LOPES dan si korea IMRAL USMAN. Reputasi mereka tak perlu diuraikan, hanya tinggal ditunggu dan dihitung saja berapa gol demi gol yg akan dijaringkan oleh mereka ..

Jika 11 pemain inti PSIS dgn formasi 3-5-2 sudah diuraikan, sekarang justru anda yg perlu dianalisa. Apakah anda cuma penggemar PSIS di forum milist, di FB, atau pendukung sejati yg gak puas jika tak menjadi bagian dari atmosfir Jatidiri yg bakal hingar bingar menjadi saksi kehebatan PSIS.

Jika anda berdomisili di Semarang, atau sdg berada di Semarang, wajib hukumnya utk hadir ke Jatidiri dan mengajak saudara, teman, kerabat, handai taulan untuk menyaksikan pertandingan PSIS di turnamen Piala KAMPOENG SEMAWIS tgl 30 Okt 09 melawan PPSM Magelang dan 1 Nop 09 melawan Persibo Bojonegoro. (catatan ari wibowo psis)

[+/-] Selengkapnya...

14 Oktober 2009

Ayo Berpesta

Cyber News : Kekuatan tim PSIS Semarang di musim kompetisi divisi utama 2009/2010 kali ini benar benar diluar dugaan. Walaupun persiapannya tergolong lambat dibanding tim tim lain, tapi begitu membentuk tim, ternyata memiliki komposisi pemain yang sungguh kuat dan menjanjikan.

Sungguh, ini adalah tim yang bakalan mampu mengemban target management untuk promosi ke Superliga. Kekuatannya setara dengan 8 skala Richter, yang mampu merobohkan lawan lawannya yang sekuat apapun di level divisi utama. Bahkan untuk kompetisi di Piala Copa saja, diyakini bahwa tim Liga Super tak akan berani memandang PSIS dengan sebelah mata.

Banyak nama nama besar dan sudah teruji kualitasnya di pentas sepakbola nasional bergabung di tim ini, mulai dari lini belakang sampai lini depan. Berikut akan diulas kekuatan tim dari lini ke lini, berdasarkan data 22 pemain yg sudah dikontrak, dan juga pelatihnya.


PELATIH
Achmad Muhariah sudah saatnya layak mendapat kepercayaan menjadi pelatih kepala, setelah tahun lalu hanya menjadi asistennya Bambang Nurdiansyah. Nama besarnya sebagai pemain asli Semarang yang pernah membawa tim PSIS menjuarai kompetisi perserikatan di tahun 1987 membuat masyarakat Semarang respek padanya. Dengan lisensi kepelatihan B, dan dibantu oleh asisten M Dhofir, pelatih fisik Djanu Ismanto dan pelatih kiper Budi Cipto, diharapkan tim pelatih ini mampu meramu tim yang kuat dan bisa berprestasi.

Melihat pengalaman dari beberapa partai terakhir di Liga Super saat Achmad sudah menggantikan kursi Bambang Nurdiansyah, ditengarai Achmad menyukai pola 3-5-2 atau 3-4-3 untuk pasukannya. Pola 4-4-2 dengan bek sejajar sepertinya akan ditinggalkan. Tak heran dalam perekrutan pemain musim ini, dia memilih pemain pemain yang sesuai dengan skema favoritnya tadi.

KIPER
Untuk posisi kiper utama tetap akan dipercayakan kepada Basuki Setiabudi. Dengan 2 orang pelapis yaitu M Haris Murdyanto dan Catur Adi Nugroho. Management mungkin masih belum mantap dengan 2 kiper cadangan yang ada, sehingga masih berencana menambah 1 kiper lagi, dengan kandidat kuat adalah Gesang Adi Saputro atau Deni Sopandi.

LIBERO
Kandidat kuat sebagai starter di posisi ini adalah Restu Kartiko, pemain yang sarat pengalaman. Meskipun demikian, Eko Pujianto yang lebih muda sebagai pelapis tak jauh beda kualitasnya dan sewaktu waktu bisa menggantikan Restu jika penampilan Restu kurang meyakinkan.

STOPPER
Double stopper andalan kemungkinan dipercayakan kepada Anderson Leke dan Hery Susilo. Leke adalah pemain asal Brazil yang musim lalu juga sudah memperkuat PSIS. Tangguh dan kuat dalam duel udara maupun bola bawah. Kombinasinya dgn Hery Susilo yang punya speed diatas rata rata akan menjadi tembok liat yang sulit dilewati penyerang dari tim lawan.
Cadangan utk posisi ini ada cukup banyak dan berkualitas, yaitu; Iswan Bode, Vava Ardila, Taufik Salaffudin. Bahkan kualitas dan kematangan Iswan Bode tak dibawah kelas Hery Susilo.

BEK SAYAP
Untuk posisi bek sayap kiri, masih akan menjadi milik Denny Rumba. Pemain yg sempat berkiprah sebentar di Blora ini, ditarik kembali menjadi bagian skuad PSIS di posisi favoritnya, bek sayap kiri. Kemampuan dia menjaga lawan dan membantu serangan cukup mumpuni. Sebagai cadangan, ada nama Valentino Telaubun, yang musim lalu juga sudah berkostum PSIS.

Sementara untuk posisi bek sayap kanan, akan dipercayakan kepada Safri Umri. Mantan punggawa timnas U21 dan jebolan Pelita Jaya tersebut, memiliki kecepatan menyisir tepi lapangan, dan mengirim umpan crossing yang bagus buat memanjakan striker didepan gawang. Sebagai cadangan adalah Sapto Widiantoro, yang juga bisa memainkan peran gelandang bertahan.

GELANDANG BERTAHAN
Suwitha Pata adalah nama yang tak diragukan lagi. Pernah menjadi bagian dari skuad PSIS, dan tahun lalu menjadi kapten Persib Bandung. Dia bakalan menjadi patron lini tengah PSIS musim ini. Satu pemain lagi yang kuat dalam bertahan, namun juga bagus passingnya adalah Abraham Tobias. Pemain yg pernah merumput di Persija, dan terakhir kali bermain di PSAG Sigli ini sangat tenang, kuat, dan matang.

Sebagai pelapis di sektor gelandang bertahan ini adalah Iwan Hari Wahyudi, pemain asli Semarang eks pemain Persiba Balikpapan. Pemain ini memiliki keberanian melayani duel duel dan body charge dengan pemain bertubuh besar sekalipun dalam upayanya merebut bola. Dalam kondisi tertentu, Sapto Widiyantoro juga bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan.

GELANDANG SERANG
Sebagai jenderal lapangan tengah, tentu saja Gustavo Chena bakal menjadi kreator utama setiap serangan yang akan dibangun oleh PSIS. Skill dan visinya sangat menunjang peran dia sebagai playmaker dan pengatur serangan PSIS. Jika sedang on fire, Chena bakal menyuguhkan umpan umpan ajaib yang menjadi santapan empuk striker agar menjadi gol.

Sebagai pelapis di posisi gelandang serang ini adalah Reza Dini, eks pemain Porprov Jateng yang sebenarnya juga diminati Sriwijaya U21. Reza cukup mobil dan punya skill serta nyali menusuk pertahanan lawan dgn ketrampilan individu. Tapi untuk menjalankan peran sebagai playmaker, kapasitasnya belum memadai. Ini akan menjadi titik lemah PSIS jika Chena absen karena cedera atau akumulasi kartu.

PENYERANG
Salah satu daya pikat terbesar tim PSIS di musim ini adalah kehadiran si gundul keren Cristiano Lopes. Penyerang tajam yang sudah teruji kualitasnya bersama Pelita Jaya ini, akan menjadi andalan utama PSIS untuk menjebol gawang lawan lawannya. Lopes sangat kuat, licin, dan punya naluri membunuh. Specialist in penalty box player.

Dengan tandem Imral Usman yang lincah, cepat, dan liar, kolaborasi keduanya bakal menjadi mimpi buruk lini pertahanan lawan. Meski demikian nama Ricky Kristendi yang berada di sektor pelapis masih kurang bisa diandalkan. Jam terbangnya masih minim, dan mental bertandingnya belum teruji jika harus berada di lapangan dengan nama nama besar yang berada di tim PSIS. Dengan hanya memiliki Ricky di bangku cadangan, sangat riskan sekali kalau sampai salah satu diantara Lopes atau Imral sedang absen atau harus keluar lapangan.

Bahkan jika pelatih ingin memainkan pola super offensif 3-4-3, masih dibutuhkan 1 penyerang handal lain yang sekelas Imral, atau sudah memiliki jam terbang tinggi di pentas sepakbola nasional. Ini adalah tugas management melengkapi 1 striker lagi. Beberapa pelamar bagus sudah ikut seleksi, tetapi pelatih Achmad kurang menyukai typikal penyerang lubang atau second striker. Achmad mencari sosok striker murni yang oportunis di kotak penalti.

Demikianlah gambaran singkat dari kekuatan tim PSIS di musim kompetisi ini. Sangat menjanjikan untuk berlaga di level Divisi Utama. Bahkan boleh dikatakan, kekuatannya diatas tim yang berlaga di Liga Super musim lalu. Bahkan penulis yakin jika tim ini diterjunkan di Liga Super, masih kompetitif dan tak bakal terdegradasi.

Sekarang tim ini sedang berlatih dan mempersiapkan diri menjalankan program yang disusun oleh tim pelatih. Dengan waktu persiapan kisaran 1 bulan, diharapkan kerjasama tim bisa padu dan menjadi kekuatan yang sangat kompetitif.

Masyarakat bola Semarang sudah tak sabar lagi menanti aksi aksi pemain PSIS di laga resmi. Barisan suporter yang sempat nglokro dengan prestasi timnya di musim lalu, terlihat sedang aktif berbenah dan melakukan konsolidasi untuk membirukan Jatidiri. Pemerhati PSIS yang semula hanya mengikuti beritanya melalui koran, malah sudah bertekad untuk ikut menjadi saksi akan kehebatan PSIS musim ini. Mereka akan ikut duduk di tribun dan bersorak mendukung PSIS Semarang.

Wahai masyarakat bola Semarang, inilah saatnya kita puaskan dahaga kita akan prestasi sepakbola PSIS tercinta. Musim ini adalah saatnya kita menyaksikan kemenangan demi kemenangan dan bersorak kegirangan. Apakah anda akan ikut menjadi bagian dari pesta tersebut? Ayo, ikutlah berpesta. Segera beli tiket terusan anda, untuk memastikan tempat duduk di tribun pilihan anda. Dan belilah merchandise resmi PSIS yang akan memberi kontribusi untuk kas PSIS, sekaligus menjadi kostum kebanggan yang anda pakai saat hadir di stadion. Bravo PSIS !!


Ditulis oleh;
ARI WIBOWO
Marketing Manager PSIS


Catatan kecil;
Tugas saya adalah memasarkan dan menjual PSIS. Baik secara image, maupun fisik. Dan sebagai pemasar yg baik tentulah saya harus menguasai product knowledge. Sudah jelas saya wajib tahu kekuatan dan kelemahan tim PSIS. Karena itulah barang dagangan saya. Untuk itulah saya membuat artikel serta ulasan diatas, guna menjelaskan kepada siapa saja, bahwa betapa bagusnya barang dagangan saya. Jadi wajib anda beli, hehe ... Ya tiketnya, ya kaosnya, ya lain lainnya ...

[+/-] Selengkapnya...

04 Oktober 2009

Mau Foto Bareng dengan Cristiano Lopes ??

Cyber News : Apa anda pendukung PSIS SEMARANG? Dan ingin berfoto dgn CRISTIANO LOPES ? Karena dialah calon striker andalan PSIS di kompetisi divisi utama 2009 / 2010 mendatang, bertandem dgn IMRAL USMAN.

Yang akan bersinergi membentuk sebuah tim PSIS yang berkekuatan 7,9 skala Richter, yg sanggup merobohkan semua lawan lawannya. Dengan didukung oleh nama nama beken dan penuh jaminan mutu lainnya, misalnya: SUWITHA PATA, GUSTAVO CHENA, DENNY RUMBA, HERY SUSILO, BASUKI SETIABUDI dll.

Dapatkan kesempatan tsb, hanya dengan mendaftar menjadi PENDUKUNG PSIS SEMARANG, dgn biaya sbb ;


PLATINUM SUPPORTER, nilai investasi = Rp. 950.000,-

- Berhak duduk di tribun VIP utk semua pertandingan PSIS
- Berhak mendapat 1x paket makan bebek bakar/goreng dan minum
orange squash di Cafe HOREE Kampoeng Semawis Semarang
- Berhak mendapat 1 kaos offical PSIS
- Berhak foto bersama Cristiano Lopes
- Berhak berenang gratis selama 6 bulan di waterpark Kampoeng Semawis
Semarang


GOLD SUPPORTER, nilai investasi = Rp. 500.000,-
- Berhak duduk di tribun BARAT utk semua pertandingan PSIS
- Berhak mendapat 1x paket makan bebek bakar/goreng dan minum
orange squash di Cafe HOREE Kampoeng Semawis Semarang
- Berhak mendapat 1 kaos latihan PSIS
- Berhak foto bersama Cristiano Lopes
- Berhak berenang gratis selama 3 bulan di waterpark Kampoeng Semawis
Semarang


SILVER SUPPORTER, nilai investasi = Rp. 225.000,-
- Berhak duduk di tribun TIMUR utk semua pertandingan PSIS
- Berhak mendapat 1x paket makan bebek bakar/goreng dan minum
orange squash di Cafe HOREE Kampoeng Semawis Semarang
- Berhak foto bersama Cristiano Lopes


BRONZE SUPPORTER, nilai investasi = Rp. 150.000,-
- Berhak duduk di tribun UTARA/SELATAN utk semua pertandingan PSIS
- Berhak mendapat 1x paket makan bebek bakar/goreng dan minum
orange squash di Cafe HOREE Kampoeng Semawis Semarang
- Berhak foto bersama Cristiano Lopes

KAPAN ANDA MENDAPAT KESEMPATAN EMAS TERSEBUT?
Datanglah ke Cafe HOREE, di Jl Raya Kedungmundu KAMPOENG SEMAWIS Semarang, pada hari Sabtu tgl 10 Okt 2009, jam 14.00 s/d 17.00. Cristiano Lopes menanti anda disana ...





[+/-] Selengkapnya...

22 Maret 2009

Siapa takut tur Papua ???


Cyber News : Setelah ada wacana pemberangkatan tim minimalis dgn pemain cadangan saja yg diberangkatkan, maka Sabtu pagi ini setelah ada pertemuan antara management yg diwakili oleh Ari Wibowo dan Setyo Agung Nugroho dgn pelatih Bambang Nurdiansyah, disepakati point2 sbb;

Jumlah rombongan disepakati 20 orang, dgn rincian 15 pemain dan 5 offical. Pemain terdiri atas 2 kiper dan 13 pemain. Dan yg paling penting, yg diberangkatkan bukan pemain cadangan dengan asumsi melepas tur away Papua yg biayanya diatas 200 jt tsb, tetapi adalah PEMAIN INTI minus Hery Susilo dan Hendro Siswanto yg harus mengikuti TC Sea Games.

Keputusan ini didasari atas pertimbangan bahwa mengalah sebelum bertanding adalah mengingkari hakikat olahraga dan sportivitas itu sendiri. Jadi sekecil apapun peluang PSIS di Jayapura dan Wamena, tak ada kata menyerahkan diri utk dibantai lawan, apalagi menyodorkan pemain pemain cadangan. No way. Pemain inti tetap diturunkan. Karena bola itu bundar. Di dunia ini tak ada yg absolut kecuali kekuasaan Allah SWT.


Jadi mencuri poin di kandang Persipura dan Persiwa bukanlah mimpi di siang bolong. Gak peduli teror penonton ataupun dikerjai wasit krn tak ada siaran langsung. Team PSIS akan berangkat ke Papua dgn misi BERTEMPUR DENGAN SEMANGAT PENUH .. Soal ada pemain yg nanti cedera atau kena kartu, itu hal lumrah dalam sepakbola. Jadi, tak ada kata melepas partai. Disaat 1 point begitu bernilai buat lolos dari degradasi, apa pantas membuang biaya away ratusan juta rupiah buat setor nyawa di kandang lawan. Wahai pendukung pendukung PSIS, dukung dan doakan kami ya ... Bravo PSIS ! Partai lawan Persipura tgl 29 Maret dan lawan Persiwa tgl 1 April (sdg diusahakan mundur tgl 2 April)

source : Facebook

[+/-] Selengkapnya...

05 Maret 2009

Surat Terbuka untuk Gubernur Jateng

Menyikapi polemik soal layak tidaknya penyertaan modal Pemkot Semarang ke PT. Mahesa Jenar (PT. MJ), dimana saat ini RAPBD sedang dimasukkan ke Gubernur untuk dievaluasi, maka secara terbuka saya mengirimkan surat ini untuk pak Bibit Waluyo tercinta, yang kami percayai mampu memimpin rakyat Jawa Tengah secara arif dan bijaksana.


Kronologis Pendirian PT. MJ
Didirikan untuk memenuhi ketentuan BLI, bahwa setiap klub yang berkompetisi di Liga Super harus profesional dengan membentuk badan hukum. Lahirlah PT. MJ, dimana pemegang sahamnya adalah 25% dimiliki oleh klub klub pendiri PSIS, dan sisa 75% dimiliki oleh swasta (Yoyok Sukawi, Ari Wibowo, Setyo Agung Nugroho, dam Anis Widharto Nugroho). Keempat share holder swasta tersebut adalah pribadi yang duduk sebagai management saat didirikan badan hukum PT. MJ.

Tujuan Pendirian PT. MJ
Didirikan dalam bentuk perusahaan agar lebih leluasa membentuk unit unit bisnis yang mampu mendulang laba, sehingga sebagian besar laba perusahaan bisa dipakai untuk membiayai klub PSIS Semarang mengikuti kompetisi setiap tahunnya, dan sebagian kecil
Laba disetorkan ke kas daerah sebagai PAD.

Visi Misi PT. MJ
Menjadi klub sepakbola yang Profesional, Mandiri, dan Berprestasi. Profesional artinya dikelola sebagai sebuah industri dengan orientasi laba dan misi sosial (hiburan untuk masyarakat pecinta sepakbola). Bukan dikelola ala organisasi sosial. Mandiri artinya dengan modal awal yang dimilikinya (dari setoran modal pemegang saham) mampu menghidupi diri sendiri (swadaya), tanpa harus disusui pemegang sahamnya tiap tahun. Berprestasi artinya setelah mampu mandiri secara finansial, maka akan memberikan prestasi yang mampu menjadi kebanggaan untuk masyarakat Semarang.

Kondisi Keuangan PT. MJ
Perlu diketahui, modal dasar dan modal disetor PT. MJ adalah Rp. 3 milyar. Dimana dana tersebut yang disetor melalui buku kas perusahaan secara bertahap, telah dipakai habis untuk membiayai kompetisi tahun 2008/2009. Bahkan masih ada hutang dari pemegang saham senilai kisaran Rp. 1 milyar, karena sampai dengan tgl 28 Pebr 2009, sudah dihabiskan dana kisaran Rp. 6 milyar untuk membiayai PSIS mengikuti kompetisi. Sementara pemasukan dari sponsor, penjualan tiket dll cuma kisaran Rp. 2 milyar saja.

Goodwill Klub Pendiri PSIS
Ada puluhan klub yang punya historis sangat panjang yang mengusung panji panji PSIS sejak era perserikatan sampai dengan saat ini. Dan eksistensi mereka dihargai dalam bentuk goodwill dengan saham 25% yang tanpa harus menyetor. Pemegang saham swasta menjalankan kewajiban klub klub pendiri PSIS tersebut untuk menyetor kewajiban Rp. 750 juta (25% x Rp. 3 milyar). Artinya, hak mereka sebagai pemegang 25% saham diakui, tetapi kewajiban mereka menyetor modal tidak perlu dijalankan.

Asset PT. MJ
PT. MJ tidak memiliki asset riil berbentuk fisik. Tapi asset PT. MJ adalah berupa lisensi PSIS mengikuti Liga Super. Ini adalah asset intangible, yaitu asset tidak berwujud tetapi sangat berharga. Lisensi ini jika dijual ke pihak atau daerah lain, bisa dihargai Rp. 10 milyar lebih. Asset lain PT. MJ adalah berupa puluhan ribu penggemar fanatik PSIS, yang bisa dikelola dan dijadikan captive market potensial jika PT. MJ menjalankan sebuah bisnis yang langsung bersinggungan dengan suporter berdarah biru tersebut.

Unit Bisnis PT. MJ
Secara legal, PT. MJ belum melakukan aktivitas bisnis secara langsung dengan dicatat dan dibukukan di pembukuan PT. MJ, karena para pemegang saham PT. MJ melakukan bisnis yang masih melebur dengan bisnis pribadi yang mereka jalankan. Tetapi setidaknya setoran modal 3 milyar dan talangan 1 milyar yang sudah masuk ke kas PT. MJ menjadi bukti bahwa mereka yang duduk sebagai pengurus PT. MJ saat ini memiliki kapabilitas dan kompetensi menjadi usahawan atau profesional handal yang mampu menjalankan bisnis dan mendulang laba.

Skenario Investasi PT. MJ
Dana 20 milyar milik Pemkot akan dipakai sebesar 2,25 milyar untuk membeli 75% saham milik swasta. Kemudian sisa 17,75 milyar akan dipakai untuk menambah modal perseroan menjadi 20,75 milyar.. Setelah itu, perseroan akan membayar hutang talangan 1 milyar kepada pemegang saham sebelumnya. Dan setelah menjadi pemilik mayoritas, maka kewajiban menyelesaikan kompetisi yang masih memerlukan biaya kisaran 2 milyar menjadi beban PT. MJ. Dalam hal ini berarti klub klub pendiri PSIS tetap memiliki saham 25% meski tidak menyetorkan modal apapun.

Di akhir kompetisi, di saldo kas/bank PT. MJ masih ada dana 14,75 milyar. Dengan asumsi 750 juta dipakai untuk membeli aktiva tetap (kantor dan inventaris), maka ada dana 14 milyar yang siap dialokasikan untuk unit unit bisnis yang akan dijalankan oleh PT. MJ. Jika dikelola oleh profesional dan entrepreneur tulen, modal 14 milyar akan mampu menghasilkan laba yang cukup besar untuk dipakai membiayai PSIS menjalani kompetisi, serta sebagian kecil dimasukkan sebagai PAD.

Skenario Legal PT. MJ
Setelah pemkot masuk sebagai pemegang saham mayoritas, maka akan dilakukan RUPS guna mengganti jajaran pengurus perusahaan yang ada sekarang, dengan pengurus pengurus baru yang kapabel dan kredibel duduk di posisi tersebut. Jangan lupa syarat punya darah biru (pecinta sejati PSIS) adalah syarat mutlak untuk personil yang akan mengisi jabatan tersebut. Dengan demikian, issue politis atau issue KKN yang kental dihembuskan saat dana ini digulirkan, bisa segera dinetralisir.

Semua yang dijelaskan diatas hanyalah data pendukung buat pak Gubernur sebelum mengambil keputusan. Dan berikut ini adalah pendapat serta analisa dari saya pribadi, semoga bisa menjadi sumbang saran buat pak Bibit tercinta dalam melakukan evaluasi. Mungkin bersifat subyektif, tetapi yang jelas disampaikan tanpa tendensi apapun kecuali menginginkan PSIS tetap eksis berkompetisi di sepakbola tanah air, dengan homebase di kota Semarang.

Penyertaan modal dengan cara menguasai 75% saham PT. MJ adalah sebuah bentuk edukasi bahwa setiap klub sepakbola yang mengaku profesional haruslah mandiri secara finansial, tanpa harus disusui setiap tahun. Ini bukan hibah murni yang langsung dihabiskan dalam tahun berjalan, lalu dibuatkan pertanggung jawabannya. Dengan cara ini, Pemkot Semarang atas seijin Gubernur setidaknya menunjukkan kepada daerah lain, bahwa beginilah cara yang benar memperlakukan sebuah klub sepakbola, bukan dengan menghambur hamburkan belasan milyar APBD tiap tahun, tanpa mendidik klub menjadi mandiri. Cukup 1x saja memberi kail, untuk selanjutnya PT. MJ menggunakan kail yang diberikan oleh Pemkot tersebut untuk mencari ikan yang tak habis dimakan setiap tahunnya. Bila dengan segala kebijaksanaannya pak Gubernur berkenan menyetujui inisiatif Pemkot Semarang ini, tentulah jutaan masyarakat Semarang yang menjadi pendukung PSIS Semarang akan sangat berbahagia karena PSIS tetap eksis dan tidak bakalan dijual ke daerah lain.

Pemkot Semarang justru mampu menjadi teladan untuk daerah lain dalam hal efisiensi pemakaian APBD. Karena mereka (daerah lain) masih terbelenggu mengejar prestasi instan dgn menghambur hamburkan APBD tiap tahun, sementara PSIS Semarang hanya disusui 1x untuk selanjutnya mandiri secara finansiil.

Dengan modal 14 milyar yang akan diputar dalam bentuk unit bisnisnya, maka PT. MJ bisa menjadi teladan buat daerah daerah lain, yang seringkali memperlakukan atlet atlet yang pernah mengharumkan nama daerah secara habis manis sepah dibuang. Karena nantinya atlet atlet yang punya kompetensi memadai akan ditampung sebagai karyawan dan dipekerjakan di unit unit bisnis milik PT. MJ.

Dengan modal 14 milyar yang akan diputar dalam bentuk unit bisnisnya, sudah pasti secara signifikan akan ada geliat efek ekonomi yang ikut berputar dalam bisnis riil ini. Terjadi penyerapan tenaga kerja, terjadinya jual beli material/barang produksi, bergeraknya sektor informal, dll. Cara hibah murni sudah pasti tidak mampu memberikan efek ekonomi seperti ini.

Jika dialokasikan untuk bisnis bisnis tertentu, bahkan nilai pajaknya mungkin bisa melebihi nilai investasi yang ditanamkan pemkot. Contoh; dengan modal 5 milyar saja, memungkinkan dilakukan bisnis dibidang properti dengan omset Rp. 30 milyar. Potensi penerimaan PPN (10%) = 3 milyar. PPh Final (5%) = 1,5 milyar. BPHTB (5%) = 1,5 milyar. Total potensi pajak mencapai 6 milyar. Artinya melebihi modal diputar yang cuma 5 milyar saja.

Demikian beberapa sumbang saran dari saya yang disampaikan secara terbuka untuk pak Gubernur Jawa Tengahku tercinta. Bukan bermaksud menggurui bapak, tetapi ini hanya untuk menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat Semarang terhadap PSIS yang sekarang dikelola oleh PT. MJ.

Kami ingin menyamakan persepsi dengan bapak, bahwa PT. MJ didirikan untuk mempertahankan PSIS Semarang. Tak ada tendensi pribadi apapun dari kami secara ekonomi maupun politis. Tombok saja kami mau dan rela mengawal PSIS, apalagi jika PT. MJ mampu membuat PSIS mandiri.

Setelah pemkot masuk, silahkan tunjuk pengurus baru, dan tendanglah kami jauh jauh. Kami tidak akan sakit hati, dan akan tetap setia datang ke tribun menyaksikan PSIS tetap bisa berlaga di Semarang berkat kemurahan hati Pemkot dan kebijaksanaan pak Gubernur.

Dengan berdebar debar kami menunggu kebijaksanaan bapak Gubernur. Semoga Allah SWT mengarunian bapak dengan kesehatan dan kebijaksanaan.

Ditulis oleh;
Ir. ARI WIBOWO
Manager Operasional PSIS Semarang
Komisaris PT. Mahesa Jenar

[+/-] Selengkapnya...

01 Maret 2009

Lopez mandul, PSM amburadul.


Update Beberapa Menit yang lalu dari Ponsel Ari Wibowo
Langsung dari Stadion Mattoangin (Facebook)


Saat ini kami sdh siap tempur di Makassar. Semua pemain dlm keadaan fit. Gak ada yg mabuk coto makasar, sop konro, atau es pisang ijo. Paling cuma mabuk pisang epe yg dijual di pantai Losari Makassar. Enak tenan lho ...

Kami main 4-4-2 dgn agak defense, tapi bukan berarti tidak menyerang. Tetap disiapkan counter attack yg akan dilancarkan saat PSM frustasi. Tenang saja, dgn absennya Proneto, lini depan PSM agak mandul. Yg diandalkan paling cuma Lopez, yg sepanjang sejarah dia main di Indonesia, belum pernah cetak gol ke gawang PSIS. Termasuk juga sore ini. Percayalah .. sore ini Lopez bakal mandul, dan PSM amburadul.

Tergantung PSIS, bisa memanfaatkan kondisi ini atau malah ikut amburadul.
Tanpa siaran langsung, faktor non teknis mungkin bisa aja jadi potensi ancaman. Tapi jika tim kita bisa main safe, gak mungkin dikerjain wasit.


Mari berdoa buat tim kesayangan kita. Bravo PSIS!

[+/-] Selengkapnya...

17 Februari 2009

Email dari Mas Ari Wibowo

Akhirnya Komdis memutuskan partai PSIS vs Persijap diulang akibat adanya intimidasi Kapolda di partai tsb sebelumnya. Belum diputuskan jadwal ulangnya. Yg jelas, management berharap tetap digelar di Jatidiri SMG dgn dihadiri penonton (kecuali Kapolda, hehe ..). Yang jelas, kami menyikapi ini sbg ANUGERAH gitu lho .. Ada kesempatan kedua mencari 3 point, meski bisa juga justru 1 point malah melayang.

Wacana mendepak Nnengue Bienvenu dan mendatangkan striker baru sudah dibuang jauh jauh, krn secara regulasi tidak memungkinkan. Hanya cedera permanen dari pemain yg ada, yg memungkinkan PSIS memasukkan nama baru.

Gaji bulan Januari utk pemain dan offical sampai sekarang belum dibayarkan. Rencananya dibayar tgl 25 Jan sebelum berangkat away ke Makasar. Management sdg menyiapkan dana away ke Makasar dan Sidoharjo yg ditaksir kisaran 100 - 150 jutaan.
PSIS juga dapat musibah kena denda 180 juta akibat kasus pemecatan Alex Daniel di awal kompetisi yg lalu. Kalau tak dibayar, kena sanksi pengurangan 3 point.

DPRD Kota SMG sepertinya menolak membeli saham PT. Mahesa Jenar, jadi kemungkinan besar PSIS tidak bisa berlaga musim depan. Kecuali dijual ke daerah lain dan pindah homebase ke daerah lain. Menyedihkan. Management hanya punya komitmen menyelesaikan kompetisi musim ini dgn target lolos degradasi .. PSIS milik masyarakat Semarang. Biarlah semua membantu memikirkan jalan keluar. Bukan cuma mengkritik dan gak tahu kesulitan kami. Bravo PSIS !

Ari Wibowo
Manajer Operasional PSIS Semarang

[+/-] Selengkapnya...

08 Februari 2009

Akhirnya berhenti sampai disini ..

Langkah PSIS di Copa Dji Sam Soe akhirnya terhenti ditangan Persitara. Kalah 1-4. Telak. Ketinggalan 0-1 di menit ke 4. Terus mengurung musuh. Tapi saat seharusnya mendapat penalti, wasit kelihatan berat sebelah. Pemain frustasi. Ketinggalan 0-2, 0-3. Sempat membalas 1-3, akhirnya ditutup dgn skor 1-4. Apapun juga, secara sportif mesti harus mengakui lawan lebih baik. Meski dibalik itu, keberpihakan wasit sangat kasat mata. Inilah sepakbola, cuma ada satu team yg jadi pemenang. Usah disesali, ayo konsentrasi menatap pertandingan berikutnya tgl 15 Pebruari 2009 melawan Persijap Jepara. Bravo PSIS. I love PSIS.


News Update (Jalannya Pertandingan)

Pada leg kedua yang digelar di Stadion Tugu, Jakarta Utara Sabtu (7/2/2009), Laskar si Pitung tampil agresif dan memasang empat striker sekaligus. Mereka adalah Prince Kabir Bello, Rahmat Rivai, Yahya Sosomar, dan Banaken Bossoken.

Agresivitas persitara ini sangat efektif, karena Bello sudah mencetak gol pada menit ke-4. Pemain yang dijuluki Pangeran Besar ini melepaskan tendangan voli setelah menerima umpan silang Yahya Sosomar dari rusuk kanan pertahanan PSIS.

Tiga gol Persitara lainnya lahir pada babak kedua, Rachmat Rivai menyumbang dua gol cantik menit ke-59 dan 78. Sedangkan satu gol lainnya lahir melalui tendangan spekulasi John Tharkpor dari luar kotak penalti menit ke-62. Satu-satunya gol balasan PSIS tercipta melalui tendangan Johan Yoga menit ke-68.

PSIS sebenarnya memberi perlawanan sengit. Mereka beberapa kali menciptakan peluang mencetak gol, namun mentok dibarisan pertahanan Persitara yang digalang Anak Agung Ngurah Nanak dan Taufik Kasrun. Akibatnya, Skor 4-1 tak berubah hingga Wasit Jajat Sudrajat meniup peluat akhir pertandingan.

Persitara sendiri akan langsung masuk undian babak 16 besar yang digelar di Hotel Four Season, Jakarta, selasa (10/2/2009). Babak perdelapan final ini diikuti 10 tim Super Liga dan enam tim Divisi Utama.

[+/-] Selengkapnya...

06 Februari 2009

2 Jempol Buat PSIS

Ruarrr biasa. bermain melawan tim besar sekelas Sriwijaya FC di kandang mereka stadion Jakabaring yg dijejali 30 ribu penonton, ternyata PSIS berani meladeni dalam permainan terbuka nan menawan. Sempat leading 1-0, tetapi berikutnya wasit memberi 2 gol yg kontroversial utk tuan rumah, yaitu 1 gol penalti dan 1 gol berbau offside. Untunglah PSIS tidak patah arang, justru membalas 2-2 melalui solo run sang kapten Basile. Salut! 2 jempol buat perjuangan mendapat 1 point g ruarr biasa.


Sumber : Facebook

[+/-] Selengkapnya...

03 Februari 2009

Cuma Sriwijaya FC, bukan BARCELONA FC

Kalau lawan Barcelona dengan Lionel Messi nya, pasti PSIS kalah. Tapi kalau cuma lawan Sriwijaya dengan Ngon A Djam atau Budi Sudarsono, gak perlu ciut nyali coy. Kita selevel. Jadi meraih 1 poin atau 3 poin bukanlah mimpi. Meski kemungkinan kalah juga ada. So, keep spirit! Bravo PSIS. Partai PSIS vs Sriwijaya digelar Rabu malam jam 19.00, tgl 4 Pebruari 2009 Gak ada siaran langsung di TV.


Sumber : Facebook

[+/-] Selengkapnya...

26 Januari 2009

Mohon maaf. No gol, No angpau

Mohon maaf, PSIS gagal memberi angpau buat kita semua .. Bermain di lapangan becek, sulit mengembangkan permainan berteknik tinggi. Bola sering tertahan genangan air. Tapi ini bukan alasan. Lawan memang bermain solid.

Menjelang Imlek, memang selalu turun hujan. Tak heran 10 pawang hujan gak kuasa menahan curahan hujan dari langit, yg didambakan banyak saudara2 kita etnis Tiongha. Banyak hujan banyak rejeki.

Tapi di Jatidiri, banyak hujan justru tak ada rejeki ... Karena pemain gagal mendulang bonus kemenangan.

Sudahlah ... Ayo berbenah. Supaya kedepan tampil lebih baik. Pemain sudah bekerja keras. Apadaya hasilnya kurang sip. Dalam sepakbola, kadangkala diperlukan sedikit keberuntungan


Sumber : Facebook, PCSC-ID

[+/-] Selengkapnya...

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP